Posko PLN Salawu: Sarana Istirahat Strategis di Tengah Hingar Bingar Arus Mudik Lebaran

Pada suatu malam di Tasikmalaya, sebuah motor berhenti pelan di pinggir jalan Salawu, menuju Singaparna. Dua orang pemudik turun, mereka tampak lelah setelah perjalanan yang jauh. Mereka mencari air minum dan tempat untuk beristirahat sejenak.
Posko PLN Salawu: Sarana Istirahat Strategis
Di tepi jalan itulah terdapat Posko Mudik PLN Singaparna. Meskipun sederhana, posko ini sangat responsif dalam memberikan pelayanan. Di era perjalanan mudik Idul Fitri 1447 H, PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Singaparna membuka posko ini di area Salawu, rute kunci yang menghubungkan Garut dan Tasikmalaya. Posko ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat pengamanan listrik, tetapi juga sebagai tempat istirahat bagi para pemudik.
“Kami menyiapkan tempat ini bagi pemudik yang membutuhkan tempat istirahat, minum, atau hanya untuk melepas kelelahan,” ujar Krisna Bayu Aji, Team Leader Teknik ULP PLN Singaparna, pada hari Rabu (18/3/2026).
Posko Menjadi Tempat Singgah Para Pemudik
Sejak dibuka pada tanggal 14 Maret 2026, posko ini mulai dikunjungi oleh para pemudik. Sampai saat ini, tercatat ada delapan orang dari empat motor yang telah mampir untuk beristirahat dan memanfaatkan fasilitas yang tersedia. Meskipun jumlah pemudik belum banyak, PLN memilih untuk tetap siaga penuh dalam menghadapi potensi lonjakan arus mudik.
PLN Singaparna Mengoperasikan Empat Posko Utama
Di balik sederhananya posko ini, PLN Singaparna mengelola empat posko utama yang berlokasi di Singaparna, Salawu, Tanjungjaya, dan Sodonghilir. Sebanyak 44 personel teknik ditugaskan untuk menjaga keandalan pasokan listrik selama periode Lebaran. Jadwal piket diperketat dan jumlah personel ditingkatkan, bahkan staf reguler juga dilibatkan dalam tugas pengamanan.
“Kami berusaha mengantisipasi gangguan, baik yang disebabkan oleh faktor cuaca maupun peralatan. Harapannya, selama masa ini tidak ada pemadaman listrik,” kata Krisna.
Puncak Arus Mudik dan Keberadaan Posko
Puncak arus mudik diperkirakan akan terjadi dalam waktu dekat, oleh karena itu keberadaan posko ini dianggap sangat penting. Tidak hanya dalam menjaga stabilitas listrik, tetapi juga dalam mendukung keselamatan pemudik di perjalanan. PLN juga mengingatkan masyarakat untuk tetap berhati-hati, terutama saat melewati jalur Garut-Tasikmalaya yang dikenal padat dan berliku.
Bagi pemudik yang merasa lelah, posko ini selalu terbuka untuk disinggahi. “Silakan mampir ke Posko Salawu. Kami siap membantu dan melayani,” tutup Krisna.
Lebih dari Sekadar Fasilitas
Di tengah perjalanan yang panjang menuju kampung halaman, keberadaan posko ini menjadi lebih dari sekadar fasilitas. Ini adalah bentuk kepedulian bagi para pemudik.